Sabtu, 07 Desember 2019

Pusaka Parung Sari Cirebon Sepuh



Dhapur Sangkelat 
Luk 13, kembang katjang, sogokan rangkap, lambe gadjah satu, pedjetan srawejan, ri pandan 
sebagai simbol kelanggengan kekuasaan 

Dhapur Parung Sari
Sementara orang kurang seksama memperhatikan bentuk dhapur Sangkelat dengan dhapur Parung Sari karena memang keduanja sangat mirip sekali, perbedaannja hanjalah keris dhapur Parung Sari mempunjai dua lambe gadjah, sedangkan Sangkelat mempunjai satu lambe gadjah 
Seperti pada keris ini kalau diperhatikan seksama memiliki dua lambe gadjah 
Parung Sari berarti lembah bunga, sebagai simbol keteduhan penuh kharisma harum sehingga sangat disukai semua orang 

Pamor Kulit Semangka 
berupa garis-garis melengkung dari ketjil kemudian melebar 
sebagai simbol kemudahan redjeki dan kelantjaran pergaulan 

Tangguh Tjirebon abad ke-17 
era ketika keradjaan Tjirebon dibawah pengaruh kesultanan Mataram 
tetapi keris ini masih berkarakter Tjirebon awal jang membawa langgam leluhurnja Padjadjaran dan Segaluh dengan luk jang samar tidak kentara, pamor mbludhag tumpah sampai ke sisi tadjam, 
besi-nja khas keris Padjadjaran awal jang berwarna hitam keabu-abuan, padat dan halus 

pandjang wilah 38 cm, pesi 6,8 cm 
semua sandangan original warisan perawat sebelumnja 

SOLD Out

Tidak ada komentar:

Posting Komentar