Dhapur Tjarubuk
simbol kedalaman spritual
Pamor Tunggak Semi & Banyu Tetes
Tunggak semi pattern abstrak bertumpuk seolah tumbuh tunas bersemi jang ada hanja di pangkal sor-soran sebagai simbol terwudjudnja spirit kehidupan jang tak terputus
Pamor Banyu Tetes
pattern abstrak jang menjerupai tetesan-tetesan air
simbol kesegaran ditengah kepayahan dan redjeki jang terus menerus
Tangguh Madjapahit abad ke-13
bilah : tipis ramping, tantingan ringan njaris tak berbobot
besi : berserat halus kebiruan, padat rapat berbeda dengan tangguh setelah era Madjapait, berasa empuk dan berat, tidak mudah keropos berkarat, karena proses tempa ribuan kali jang sampai sekarang masih belum bisa ditiru
gondja : sebit rontal, tipis, ketjil luwes, sirah tjetjak lantjip
pedjetan : agak sempit
Luk : seperti ular bregas, tidak begitu rapat tapi tidak hambar
Pamor : menyala, mubyar merambut, menantjap tandas, kebanjakan keluarnja nyeprit sedikit
Warangka gandar iras
pendok bunton ukir tjukit
wilah 32 cm, pesi 6,5 cm
SOLD to Malang
SOLD to Malang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar